Assalamualaikum
Wr. Wb.
Hai…hai…hai…
doohh, aku senang banget bisa bikin blog ini
Kenapa
blog ini diberi judul Assalamualaikum, karena dalam Islam, ketika
kita bertemu saudara, maka ucapkanlah doa baginya. Duh, indah yaaa…
Itu
kalo dilihat secara sempit, tapi pada dasarnya kalimat
Assalamualaikum mencerminkan adanya ikatan silaturahmi. Karena itulah
blog ini diberi judul Assalamualaikum. Untuk silaturahmiku pada
teman-teman semua
Buatku,
arti silaturahmi tuh penting banget. Apalagi kita yang berada di
rantau. Jauh dari keluarga, jauh dari saudara, jauh dari sahabat dan
teman dari kota asal. Bagaimanapun eratnya, hubungan antar manusia
adalah sesuatu yang sangat dinamis. Ibarat tanaman, kudu dipupuk biar
subur, kudu dirawat biar tambah indah. Tapi kadang kita lupa, ada
kegiatan ini lah itu lah, ada teman baru lah, pacar baru lah, pacar
kedua yang baru lah, ttm baru lah, hihihi… ;p
Tanpa
sadar, semua silaturahmi itu pudar. Kadang kita merasa itu hal yang
biasa terjadi dalam kehidupan, ada saat berjumpa ada pula saat
berpisah. Lalu apa gunanya telpon, sms, email, friendster? Hehehe.
Bolehlah berpisah raga, tetapi apakah hati kita juga harus berpisah?
Aku juga barusan sadar betapa arti persahabatan bisa pudar akibat
waktu. People change. Yup, that’s true. Trus apakah dengan berubah
lantas tak lagi bersahabat? Ah, kadang memang ada hal-hal yang tak
terhindarkan terjadi dan mengubah persahabatan.
Kehilangan
sebuah persahabatan harus jadi alarm agar kita jadi lebih waspada.
Apa yang telah terjadi? Apakah kita sudah begitu berubah sehingga
orang-orang yang dulunya dekat dengan kita tidak lagi dapat mengenali
kita sebagai sahabatnya? Ataukah hanya sekedar sebuah persahabatan
yang terpendam oleh waktu?
Benar.
Terpendam. Ibarat harta karun. Ketika dicoba lagi untuk digali, bisa
jadi kita akan temukan harta itu jadi jauh lebih berharga dari
sebelumnya. Karena itu, selama masih ada kesempatan, ku ingin coba
gali lagi apa yang masih bisa diselamatkan
Ku
ingin jadi orang kaya teman. Karena ada seseorang yang katakan padaku
bahwa “kau tak punya teman”. Sesuatu yang sangat menggores
hatiku. Dalam banget. Introspeksi…introspeksi…introspeksi…beribu
kali kulakukan. Dan kurasa dia benar. Aku jadi malu banget. Help
meee…
Tapi
aku gak mau patah semangat. Karena aku ngerasa ikatan silaturahmi
dengan temen-temen smunsa di malang tuh indah banget. Yah, mungkin
Cuma aku yang ngerasa geto (kurasa Rizq juga ngerasa yang sama, iya
ga Q? – btw, nan’di ae mas?) tapi tetep aja itu bikin aku
bahagia. Paling indah juga, waktu aku pulang ke Samarinda lebaran
tadi, duh, indahnya persahabatan. Aku belum sempat ngucapin terima
kasih atas penerimaan temen-temen yang bikin base camp di rumahnya
Guntur. Hehehe… nyesal banget aku gak bisa ikut pas pembukaannya
Crown. Hiks. Kecapean abis maen paint ball. Kapan2 lagi yaaa, Ron!
So,
aku sekarang mo nyapa-nyapa teman-teman semua!
Dari
teman TK! Yang kuingat Cuma Faradays aja nih, yang laen mana ya?
Temen
SD! Kalo yang ini, bener2 luar biasa. Perasaanku, masuk sekolah mana
aja di Samarinda tuh bisa ketemu ma anak SD Muhammadiyah 1 deh.
Hehehe ;D Eh iya, Rima… gimana Fs-nya SDM 1 kita?
Teman
SMP! Hah! Ini dia masa2 paling seru. Transisi dari anak kecil ke
remaja. Lagi culun2nya. Kalo diingat2 sekarang, kadang bikin malu
kadang bikin ketawa kadang bikin mo muntah.
Temen
SMA! Ehem! Indahnya! Karena saat inilah aku ngerasa paling pahitnya
hidup setelah Cuma tau indahnya dunia sejak lahir. Gak bisa ngomong
banyak, karena terlalu banyak yang harus diomongkan nantinya.
Teman2
di KOMunitas SENi Fakultas Ilmu Administrasi Unibraw. Temen2 teater
Arca. Temen2 Fotografi SLF. Terutama senior2nya. Aduh, makasih banyak
atas kasih sayang dan perhatiannya selama aku jadi ‘anak hilang’.
Kalo gak ada kalian, mungkin ku gak bertahan di FK. Matur suwun
sanget, nggih.
Cukup
dulu deh. Nti yang baca bosan… ohya, ‘YouR CommEnts iS My
command, master!’ mohon masukannya ya. Karena kusadar, otakku uda
terlalu dijejali dengan bertumpuk-tumpuk hal tentang : anamnesa,
pemeriksaan fisik, diagnosis,
terapi, KIE, dsb jadi banyak memori2 indah terpendam dan jadi
harta karun berharga - yang sayangnya, ku tak tahu ku taruh dimana.
Hiks :’(